Muhaidi Ja'far Angkat Bicara Soal Narkotika dan Perjudian Merejalela di Kabupaten Mempawah | Mempawah Satu

Muhaidi Ja'far Angkat Bicara Soal Narkotika dan Perjudian Merejalela di Kabupaten Mempawah

02 January 2020, 2:41 PM
Foto: Polres Mempawah menggelar Press Release terkait hasil Anev kasus yang ditangani polres Mempawah selama 2019, (Image/Tribun Pontianak)
MEMPAWAH SATU - Muhaidi Ja'far selaku Anggota DPRD Mempawah menelisik perlu adanya tindak lanjut dari pihak kepolisian melihat bahwa perjudian dan Narkotika di kabupaten Mempawah semakin merajalela.

Menurutnya pihak kepolisian bisa  memutus jalur Narkotika agar penyebaran tersebut bisa dihentikan.

Muhaidi Ja'far berharap agar pihak kepolisian tidak hanya memberantas penggunanya saja akan tetapi bandarnya juga harus bisa diberantas, karena selama ini yang diberantas hanya penggunanya saja, ujarnya.

Tidak hanya itu perjudian yang ada di Kabupaten Mempawah juga harus di tuntaskan meskipun pemainya sudah ditangkap namun kasus perjudian masih ada. kasus kriminalitas perjudian harus bisa dihentikan dengan cara memberikan efek jera pada pemainnya," tambahnya.

Seperti yang telah dilansir oleh Tribun Pontianak, Polres Mempawah menggelar Press Release terkait hasil Anev kasus yang ditangani polres Mempawah selama 2019, Sabtu (31/12/2019).

Kapolres Mempawah AKBP Tulus Sinaga, mengatakan selama periode 2019 kasus yang mengalami peningkatan dari 2018 diantaranya kasus Narkotika dan perjudian.

"Ada penurunan jumlah kasus kejahatan yang ditangani polres Mempawah di tahun 2019 ini jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu begitu juga dengan penyelesaian perkaranya."

"Sementara kasus kejahatan yang paling dominan terjadi di tahun 2019 ini yaitu kasus Narkotika dan kasus perjudian," ujar Kapolres.

Ia mengatakan pada 2018 lalu ada 268 kasus sedangkan di 2019 hanya ada 265 kasus turun sebanyak 3 kasus.

Kemudian untuk penyelesaian perkara atau kasusnya dimana pada 2018 lalu ada 265 kasus. Sedangkan 2019 hanya 259 kasus turun sebanyak 6 kasus.

"Berdasarkan data 2018 lalu hanya ada 67 kasus Narkotika sedangkan di tahun 2019 ini naik menjadi 74 kasus".

"Kemudian terkait kasus perjudian 2018 lalu hanya ada 25 kasus sedangkan di 2019 ini naik menjadi 30 kasus," paparnya.

Ia mengatakan untuk kasus Narkotika di Mempawah menurutnya di Mempawah lebih banyak pada penggunan.

Kondisi geografis kabupaten mempawah juga menjadi faktor pendorong tingginya kasus Narkotika di Mempawah.

"Warga masyarakat kabupaten Mempawah cenderung sebagai pemakai, hal ini tidak terlepas dari wilayah kabupaten Mempawah yang dekat dengan kota Pontianak dan merupakan daerah perlintasan," paparnya.

Berbagai usaha telah pihaknya lakukan menekan angka Narkotika di Mempawah. Di mana diakuinya tidak ada kompromi terkait Narkotika.

"Kami tidak akan kompromi melakukan penindakan hukum terhadap para pelaku. Di samping itu kami juga akan melakukan upaya penyuluhan melalui bhabinkamtibmas, unit sat narkoba polres Mempawah sendiri dan jajaran binmas," pungkasnya.

TerPopuler